Home Artikel Info Kegiatan Temu OMK Kupang
Temu OMK Kupang PDF Print E-mail
Written by Arky manek   

 

Temu Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Kupang

Kalabahi 2009

Berhadapan dengan aneka hasil perkembangan dunia, di satu pihak menyajikan nilai-nilai positif yang mempermudah perkembangan hidup manusia namun ekses negatif dari hasil perkembangan dunia itu berimbas pada munculnya persoalan-persoalan serius bagi manusia itu sendiri. Secara istimewa bagi formasi diri manusia sebagai sebuah pribadi. Secara nyata persoalan dunia zaman kini turut membias dan mengancam tatanan hidup moral dan iman kaum muda yang berdampak pada pola hidup kaum muda yang mengabaikan nilai-nilai moral dan religius, akibatnya kaum muda dipandang secara negatif dalam lingkup masyarakat, kaum muda didiskreditkan pada posisi garis hitam (black line).


Di tengah perhelatan dan predikat yang diemban kaum muda yang mencoreng citra kaum muda, Orang Muda Katolik (OMK) Keuskupan Agung Kupang mengalami kecemasan akan eksistensinya karena dihadapkan pada persoalan Apa peran Kaum Muda Katolik dalam membangun gereja dan masyarakat?”

Pertanyaan ini menjadi tantangan OMK Keuskupan Agung Kupang (KAK) di tengah situasi lokal dan nasional yang semakin morat-marit akibat derasnya arus globalisasi yang kian mewabah dengan sejumlah tantangan yang tak terelakan teristimewa pergelutan politik yang semakin mencemaskan masyarakat akibat kebijakan-kebijakan yang dibuat secara tidak bijaksana. Menyadari akan kondisi ini maka OMK KAK secara nyata ingin mengambil peran dalam membuat perubahan bagi keadaban publik. OMK KAK ingin menterjemahkan perannya terhadap masyarakat dan gereja sebagi agen pembaharu (Agent of Change) bersama elemen-elemen masyarakat lainnya.

Dalam upaya ke arah sana, maka Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Kupang telah menyelenggarakan kegiatan pendidikan nilai dan kaderisasi OMK yang dikemas dalam kegiatan “Temu Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Kupang” di Kalabahi-Alor pada bulan Juni yang lalu. Kegiatan ini didasarkan pada pertimbangan bahwa penting kiranya menggugah kembali nurani, iman, moral dan potensi di kalangan OMK dengan peran-peran transformatif yang kontekstual dengan situasi kemasyarakatan dan kebangsaan guna menjawabi peran OMK terhadap harapan masyarakat dan gereja. Lewat kegiatan ini OMK dibekali dengan nilai-nilai Kristiani dan dipersiapkan sebagai kader-kader pemimpin masyarakat secara istimewa menjadi pemimpin politik yang bijaksana dalam kata dan perbuatannya.

Mengapa OMK perlu dibekali? Demikian pertanyaan yang disampaikan oleh Drs. Frans Leburaya kepada OMK. OMK perlu dibekali sebab kaum muda sedang menghadapi banyak persoalan seperti kemerosotan nilai, lunturnya semangat patriotisme, sikap individualistis, penyalahgunaan narkoba, menipisnya jatidiri kaum muda, sikap atau tindakan anarkis.

Kaum muda masa ini seolah hidup tanpa tuntunan nilai-nilai kebaikan dan kebenaran. Malah nilai-nilai itu dipandang sebagai yang membelenggu kebebasan kaum muda untuk mengekspresikan dirinya. Mulai lunturnya semangat juang dalam diri kaum muda. Karena perkembangan teknologi, mentalitas instant menjadi satu-satunya jiwa yang menuntun perilaku kaum muda. Mentalitas ini menghantar banyak kaum muda yang terjerat penggunaan obat-obat terlarang atau narkoba. Selain itu karena pengaruh kemodernan, identitas kultural kaum muda menjadi berkurang malah terancam “menguap” dari jati diri kaum muda. Hal ini nampak misalnya kaum muda merasa wah kalau bisa tampil dan berlaku mengikuti budaya coca-cola dan merasa minder ketika tampil dengan atribut-atribut budayanya sendiri. Situasi ini menghantar kepada melemahnya semangat patriotisme. Karen itu kaderisasi OMK menjadi penting demi bangsa dan gereja. Dalam konteks kaderisasi manusia muda, kaderisasi berarti pembentukan semangat kaum muda, atau membingkai kaum muda dalam nilai-nilai kebaikan dan kebenaran demi masa depan bangsa dan gereja yang lebih baik. Kaderisasi selalu mengandung hal ini: makin menjadi lebih baik, lebih benar, lebih indah gereja dan bangsa ini di kemudian hari dari pada situasi hari ini. Maka dalam konteks kaderisasi waktu hari ini menjadi sangat penting. Semoga OMK KAK dapat membawa satu titik terang bagi perubahan tatanan kehidupan bersama!

Arky Manek